Tampilkan postingan dengan label Chras komentar berbagaimacam hal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chras komentar berbagaimacam hal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Januari 2012

Kamis, 05 Januari 2012

Writa and Write Again.

Halo sobat, apa kabarnya di pagi yang cerah ini. Secerah-cerahnya hati manusia, mungkin lebih cerah pagi. Sekarang saya sudah mulai lagi memikirkan sebuah tema untuk saya kembangkan menjadi sebuah novel. Saya tidak tahu ini bermandfaat atau tidak, setelah sebuah noel saya ditolak oleh sebuah penerbit besar di jakarta, dan belakangan saya kirimkan kembali empat bulan yang lalu dan sampai sekarang belum terdengar lagi kabarnya.

Saya jelasnkan bahwa saya suka menulis, apapun hal baik yang bisa saya tulis, dan saya ingin menulisnya. Sekarang saya sedang membaca sebuah buku bagus, karya Bram Stoker berjudul Dracula. Sebenarnya buku itu sudah lama saya miliki, tapi seiring berjalannya waktu buku bagus itu belum sempat saya tuntaskan. Terakhir saya membaca sampai halaman 150an. Dan sekarang saya harus membacanya ulang untuk mendapatkan isi cerita yang utuh.





Semalam berpikir kuat, tema apa yang akan saya kedepankan untuk. Saya tidak tahu, semangat saya sedikit kendur karena naskah saya belum jelas statusnya. Tapi sekadar membuat sebuah tulisan ringan terus saya lakukan. Seperti cerpen, dahulu saya suka membuat cerpen dan selalu pas enam sampai delapan lembar tamat. Tapi beberapa minggu yang lalu, saya niat membuat sebuah cerpen, harusnya delapan halaman tamat, ini malah melebar jadi dua puluh, saya bingung karya apakah yang saya buat ini. Sekarang saya agak sulit membuat cerpen, kecuali kalau saya membaca banyak cerpen mungkin bisa.

Saya belajar menulis secara otodidak, tehniknya saya dapatkan dari beberapa orang yang baik hati yang membagi ilmunya kepada siapa saja yang mau belajar dan harus diterapkan. Apa gunanya ilmu kalau tidak diterapkan, saya jadi malu kalau bertemu teman-teman saya di komunitas penulisan Lingkar Pena, karena saya belum mempunyai sebuah karya. Walau bagaimanapun saya tidak bisa melupakan kebaikan mereka terlebih senior-senior saya. Saya tidak tahu apa pendapat mereka tentang saya, yang jelas saya selalu berpikiran baik kepada mereka, apapun alasannya. Saya memang menyadari, bahwa terkadang saya suka menunjukkan sikap yang menjengkelkan, tapi itu diluar kesadaran saya dan tidak direncanakan. Bagaimana mungkin saya berbuat jelek pada orang yang telah menginspirasi saya?




Buku-buku yang menarik minat saya?
Berbagai buku saya baca karya penulis dalam negeri dan banyak sekali nama nama yang menginspirasi saya. Saya ambil beberapa contoh buku novel yang saya miliki seperti Ronggeng Dukuh Paruk, Grotta Azzura, berbagai karya Pramodya Ananta Toer. Dan masih banyak lagi. Kalau noel luar yang diterjemahkan juga saya suka, terutama novel bertajuk fantasi, thirer dll. Saya senang membaca, namun anehnya saya tidak bisa membuat resensi isi buku yang saya baca tersebut. Namun saya bisa menceritakan kembali isi buku tersebut secara lisan. Sya masih belajar membuat resensi dari buku-buku yang saya baca.



Senin, 26 Desember 2011

Saya dan Dua Adik Perempuan Saya


Dua adik perempuan saya, yang satu bernama Rika, Satunya lagi bernama Rifka. Ternyata tidak mudah mempunyai seorang adik yang beranjak remaja. Rika usianya 13 tahun, baru kelas dua SMP.  Dia sulit diatur dan semaunya sendiri. Suka lupa waktu kalo main sama teman-temannya. Di sekolah sama saja, saya sudah tiga kali datang ke sekolahnya untuk mengambil handphone yang disita sekolah. Peraturan di sekolah jelas bahwa seluruh siswa dilarang membawa ponsel jenis apapun ke sekolah. Saya sudah diperingatkan guru BK nya dan saya juga sudah memperingatkan adik saya itu. Namun dia belum jera.
Yasudah, saya bilang ke guru Bk-nya bahwa kalau sekali lagi kesita, sama saja dengan meng-infakkan itu hp ke pihak sekolah. Artinya yang keempat ini hp kesita sudah tidak bisa lagi diambil. Itu untuk menimbulkan efek jera pada adik saya. Saya buat surat pernyataan di depan BK dan dilihat pula oleh adik saya. Dan selesai, dia tak pernah lagi bawa hp ke sekolah.

Pergumulan Batin yang Rumit.

Sebaris kalimat berjuta arti. Ya, yang ingin saya sampaikan adalah bahwa pagi ini berbeda dengan pagi sebelumnya yang tak pernah kurasakan kesegarannya. Karena di pagi ini mbah putri ngomel-ngomel melulu tentang kamarku yang bau apek dan lembab. Memang saya jarang membersihkan kamar, mengganti sprai dan mengelap debu. Walhasil ratusan tetes keringan, dan berbagaimacam bebauan tak sedap terserap ke dalam bantal dan kasur, bantal kasur itu lalu memuntahkan  hasilnya dengan bau yang lebih tak sedap. Dan kamar berbau tak sedap itu sejak tiga hari yang lalu ditempati oleh mbah saya.

Sialnya, pagi ini. Tapi yang membuat indah, kini saya mendapatkan perhatian dari mbah saya. Saya tak pernah mendapatkan perhatian selama ini dari siapapun, itu tak membuat saya merugi. Tapi sebagai saudara itu diperlukan. Saya tak pernh membalas para saudara2 saya yang tak perhatian dan memang banyak.

Mungkin mereka punya urusan masing2 dan memang pasti, kini satu persatu saudara2 saya sudah menikah, berumah tangga dan mempunyai anak. Giliran saya yang setiap waktu diingatkan untuk menikah: "jangan sampai lupa kawin." kata seorang saudara.




Memang rumit, saya masih mencari yang tepat untuk saat ini. Saya bilang, "Kalau laki-laki gak masalah nikah sampai umur tigapuluh, tapi kalau wanita berat karena ntar susah melahirkan. Karena wanita yang melahirkan usia tua beresiko tinggi."

Saudara saya yang seorang ibu rumah tangga menjawab, "iya, tapi laki-laki juga harus punya rencana ke depan. Laki-laki menikah terlalu tua juga gak bagus. Nanti pas kamu punya anak, anakmu masih sekolah dan butuh banyak biaya kamu sudah tua. Sudah sulit untuk mencari nafkah. Sudah sulit untuk menggatur barang dagangan kalau kamu usaha. Udah pikir-pikir lagi deh."

Ya, rabb ... berikanlah yang terbaik bagi hambamu ini. Yang terbaik untuka minta saya dan yang saya harapkan. Saya tahu yang apa yang Kau gariskan belum tentu yang saya inginkan. Tapi saya ingin Kau kabulkan permintaan hambamu ini. Amin

Sunatan Dehan.

Usai sudah rangkaian acara khinatan adikku: dehan.
Diawali dengan kedatangan saudara, mbah dari jawa dengan berbagai-macam tentengan. Acara masak-masak plus ngerumpi para ibu di dapur sempit rumah gw.
Dan acara pengajian kaum ibu yang diadakan bada zuhur. sementara itu gw hanya diam saja di tukang bakso samping rumah mengungsi karena rumah banjir oleh ibu-ibu pengajian. walhasil, sifat galak gw selama ini terbalas sudah oleh dehan yang kini punya duit banyak pemberian saudara dan tetangga. gw coba minta duitnya: ya . . .dijawab dengan mantap dengan kata: NGGAK!
doa gw, dehan semoga cepet sembuh ya ... (ngerayu supaya dikasi duit.)

Bisa!

bisa! satu kata optimis yang harus kita miliki. walaupun kita tak pernah mencobanya. tapi kita yakinkan diri bahwa kita bisa.
dengan berkata bisa, orang lain tak akan meragukan lagi kemampuan kita. tentu 'bisa' harus diselingi dengan kerja keras.

contoh konkrit adalah, seorang teman yang belum mengerti apa2 di dunia bisnis ingin mengajakmu join untuk membuka sebuah usaha warnet. apa yang kamu jawab mengenai ajakan itu?
kalau kamu lama berfikir dan ragu, dia akan cepat mengkap respon gesture tubuh dan air wajahmu yang menunjukkan ketidakbisaan. maka dari itu 'bisa' merupakan kata ampuh untuk meyakinkan orang dan mengajarkanmu berkomitmen.
 -semoga bermanfaat-
  cds

Bakat yang Berproses!

Halo teman-teman, gak terasa tiga minggu sudah berjalan sejak cool laptop gw sembuh dan modem pertama yang pernah gw miliki mulai menancap sukses ke laptop gw. Bawaan tak suka hal yang mahal-mahal, akhirnya smart fren lah pilihan awal dan akhir. Di boxnya tertulis 199.000, tapi setelah gw dateng ke depok, si tukang aksesoris komputer itu sukses memindahkan 220.000 dari dompet saya. No problem lah!

Dan sekarang, sisa seminggu dari janji smart fren untuk ngasih bonus internetan sepuasnya selama 30 hari dengan kuota tak terbatas. Sejauh ini sih gak ada masalah sama modem yang saya pake, terutama untuk browsing. Tapi kalo untuk download sama upload agak lama juga, makanya sampe sekarang modem ini belum berhasil mendowload adobe photoshop secara sempurna.

Berawal dari niat ingin membuat sebuah novel sebelum laptop diservis. Tapi, sekarang? satu tulisanpun belum berhasil dibuat untuk sebuah proyak buku. Agak lemes juga, pasalnya satu naskah gw masih pending di sebuah penerbit setelah ditolak oleh sebuah penerbit sebelumnya. Tak usah disebutkan lah, males sebenarnya berkoar-koar kalau belum eksis sebagai penulis. Beberapa tahun sudah sejak cerpen saya diterbitkan oleh majalah hai, sekarang belum ada lagi satupun karya yang dipublikasikan. Dalem hati menjerit sambil terus berdoa, ingin sangat punya buku seperti orang-orang yang sudah menulis buku.

Di samping itu, iri juga, melihat banyaknya penulis muda baru dan berbakat. yang ikut mewarnai jagad perbukuan di indonesia. Bagaimana ini, saya yang sudah belajar dari berbagaimacem  penulis dan seminar belum juga eksis, mereka sudah eksis.... heran!

Walau bagaimanapun, itu iri yang positif. Dampak baiknya, saya akan terus menulis dan membaca berbagai macam karya sastra agar makin tajam kemampuan saya dalam mengarang. Saya juga diam-diam mengagumi para penulis yang sering membuat tulisan di blog, menurut saya, itu adalah kolom idola. Kalau saya suka sama seorang penulis, tak pelak saya akan mencari nama mereka di mbah google. Dan si mbak akan menunjukkan paling tidak blog atau situs si penulis.

Terakhir, begitu banyak modal yang saya keluarkan untuk menyokong bakat dan minat ini. Tapi kenapa belum menjadi, tapi setidaknya ini berproses.
:-)










Kamis, 22 Desember 2011

Celotehan Kecil

:puisi jiwa tak kunjung tentram

                                      angin panas kuhirup, debu merasup
                                      bisikan setan terus menggerus relung
                                      bawah sadar.

                                      ketika kami tersadar,
                                      hanya dia yang tertawa lebar
                                      tak hirau melati yang kini hitam

                                      kini kuterjerembab dalam kesendirian
                                      dia, bisikannya masih meracau
                                      tenggelamlah perahu yang terlihat kokoh
                                      dengan jidat yang tak lagi kotor

                                      waktu tak bisa diukur
                                      dia sesungguhnya jahat
                                      padat akan kesimpulan
                                      dan merapatkan barisan kesalahan
                                      yang dianggap benar

                                     benar salah katanya relatif
                                     tak ada kebenaran tanpa kepentingan.

CDS

Rabu, 21 Desember 2011

Yang Ter Sayang: IBU.

halo teman, apa kabar... semoga semua baik, sehat dan diberkahi rejeki yang luas.
pagi ini sebenarnya chras gak tau ini hari apa?>?
begitu bangun, buka toko, online baru tau deh bahwa hari ini adalah hari ibu sedunia atau mothers day.
dulu chras waktu ibu masih ada gak pernah merayakan yang namanya hari ibu. tapi cinta dan sayang kepada ibu chras berikan setiap hari. dengan berbagaimacam cara...

 berkat ibu chras bisa melakukan berbagaimacam pekerjaan rumah yang biasanya dikerjakan oleh ibu. maklum adek2 seabrek, pakaian menumpuk, piring selalu kotor. jadi ibu butuh bantuan untuk mengerjakan semuanya.
sebenarnya chras paling malas kerja pekerjaan rumah. seperti masak, cuci piring, ngepel. tapi itulah didikan ibu. semua chras lakukan karena rasa kasih kepada ibu...

pada saat itu mengepel lantai adalah tugas favorit yang ibu perintahkan...
saya biasa, hanya jengkel, kese karena disuruh2 terus...
pernah, waktu disuruh ngepel, chras lakukan saja dengan asal2al. air kaga diganti,  kolong meja n tempat tidur nggak dipel

wal hasil. mama saat itu marah besar ketika tau... karena kotoran bekas kopi, teh yang mengering di lantai masih membekas...

hahaha... kena sembur pada saat itu ...


  tapi yang jauh lebih penting dan bermaanfaat buat saya adalah pelajaran pekerjaan rumah yang gak akan pernah di dapatkan oleh siapapun...

thanks mom...
i miss u. i wiil meet u in the heaven..

i promise will keep all of my brothers ...

so friends... one again have your beautiful day with your mom...


CDS